#LiterasiProgresif Jelajahi Wacana Publik dan Subscribe untuk Lengkapi Sumber Daya Pikiranmu
Dari santri yang gemar membaca filsafat Barat hingga memimpin Nahdlatul Ulama, Gus Dur selalu memilih jalur kritis, cair, dan humanis. Ketika memimpin NU, ia berani mendorong organisasi keluar dari politik praktis, meyakini bahwa kekuatan moral lebih penting daripada kursi kekuasaan, dan berfungsi paling penting: membela rakyat kecil.
Update Wacana Publik dari Isu² Populer, Follow dan Subscribe Lengkapi Sumber Daya Pikiranmu!